Perkembangan Musik Jazz dari Masa ke Masa

Perkembangan Musik Jazz dari Masa ke Masa

Apakah sebagian dari kalian yang mengenal dunia Musik, tahu betul keberadaan dari musik Jazz ini ? nah dibalik dari popularitasnya yang menanjak belakangan ini sudah menjadi perjalanan paling panjang dalam dunia  Musik Jazz itu sendiri. Perkembangan musik Jazz sendiri dari awal kemunculan sampai dengan saat ini sudah melewati adanya beberapa fase. Umumnya untuk satu fase perkembangan musik Jazz sendiri juga sudah terjadi di antara 5 sampai dengan 10 tahun. Namun menurut Galih Ramadhan yang dikutip langsung oleh beriitabaik.id akan menambahkan setelah berakhirnya sebuah fase perkembangan dan juga bisa memasuki adanya fase baru. Untuk jenis musik ini sendiri nyatanya sudah melewati waktu 5 hingga 10 tahun dan kini masih tetap eksis bergulir di seluruh dunia termasuk pada musisi yang ada di Indonesia. 

Sebelum Histori dari Kedatangan Musik Jazz 

Pada awal abad ke 19, sekitar 400.000 penduduk asli Afrika sudah dibawa ke Amerika dan juga sudah dijadikan adanya budak. Kebanyakan langsung dari mereka ini sudah diangkut dari Afrika Barat. Dan di tempat lain, unsur-unsur Afrika dalam musik para budak ini dilarang dengan secara eksplisit ditekan. Selama adanya masa pemberontakan Stono yakni di tahun 1739. Drum yang sudah digunakan untuk menandakan adanya serangan terhadap penduduk berkulit putih. Hal ini dikarenakan ingin mencegah pemberontakan jauh lebih lanjut lagi. South Carolina melarang terus pada penggunaan drum oleh budak dan disini Kode Georgia bukan hanya melarang penggunaan dari drum mpo slot saja, tetapi juga pada alat musik tiup horn atau pada sebuah instrumen keras lainnya. 

Fase Awal dari Musik Jazz – New Orleans, Amerika Serikat

Pada fase awal ini adalah fase dari New Orleans dan juga Chicago. Fasenya sendiri sudah berlangsung selama 1 dekade yakni dalam kurun waktu tahun 1920 sampai dengan 1930 silam. Karakter Musik Jazz ini banyak juga menggunakan adanya improvisasi secara Kolektif. Instrumen yang ditonjolkan atau juga frontline Instrument di era yang satu ini seperti Alat Musik Tiup yakni Terompet, Cornet, Klarinet dan juga Trombon. Uniknya sendiri ini semua pada fase New Orleans yang dimana peran gitar dan juga bas dalam Format musik Jazz ini diisi oleh Banjo dan juga Tuba. lalu pada Gaya Chicago Instrumen saksofon mulai saja diperkenalkan sebagai frontline. 

Irama yang juga dimainkan pada Jazz era New Orleans cenderung jauh lebih flat atau jauh lebih datar. Jika kalian penasaran sama jenis musik Jazz fase ini, coba saja kalian cari dengan kata kunci Brass Band awal dari New Orleans. Beberapa musisi yang bisa langsung kalian  jadikan referensi antara lain adalah musisi (1) Louis Armstrong, (2) Bix Beiderbecke, (3) Jelly Roll, (4) Musisi Sidney Bechet, (5) Musisi Earl Fatha  Hines dan juga masih banyak lagi musisi terkenal lainnya. 

Fase Perkembangan Fase Wing atau Big Band 

Di fase berikutnya ini di dalam sejarah dari perkembangan musik Jazz ini sudah dianggap sebagai Fase paling populer. Dan namanya sendiri adalah Fase Wing atau Big Band yang berkembang langsung pada dekade 1930 an. Untuk era ini sendiri telah melahirkan sejumlah musisi antara lainnya adalah Duke Ellington, Count basie, lalu Coleman Hawkins, Lester Young, Roy Eldridge dan juga masih banyak lagi yang lainnya. 

Karakteristik pada musik Jazz di fase ini sendiri lebih menekankan pada aransemen lagunya tersebut. Jadi tidak lagi menekankan langsung pada improvisasi pemain instrumen secara individu. Nuansa dari Fase Wing atau juga Big Band sendiri jauh lebih terasa lembut. Selain itu, pada fase ini sendiri sudah mulai sering bermunculan istilah Tutti di dalam komposisi lagu tersebut. 

Sedikit saja Informasi, TUTTI sendiri sebagai baris melodi pada lagu yang sudah langsung dimainkan oleh beberapa instrumen. Nada yang benar-benar dimainkan biasanya pecah atau diberlakukan pembagian suara untuk mencapai harmoni. Tutti ini biasanya juga banyak dijumpai pada akhir lagu. Galih sendiri juga sudah menyebutkan ini sebagai tutti klimaks. Dan uniknya sendiri Gaya Tutti semacam ini jauh lebih berkembang hingga saat ini. 

Jika kalian memang masih penasaran sekali dengan hadirnya dari bentuk Tutti sendiri secara umum, maka musisi di Indonesia selayaknya Isyana Sarasvati ini pernah mengunggah video dengan tagar yang dimiliki adalah Tagar#Isyannatuttichallange. Ini semua bisa kalian cek unggahannya dengan tagar tersebut. Dan semua permainan melodi yang memang dimainkan berbarengan seperti demikianlah yang langsung dimaksudkan langsung dengan tutti. 

Masuk pada Fase BOP 

Apakah kalian pernah mendengar adanya ejaan dari BIBOP di saat menonton pertunjukan Jazz ? bisa jadi, istilah ini adalah kepanjangan langsung dari sejarah perkembangan Jazz. dimana fase BOP ini segera berlangsung pada era tahun 1945 sampai dengan tahun 1950. Tepatnya sendiri setelah terjadinya Perang Dunia Kedua. Karakteristik Musik Jazz ini sendiri menekankan langsung pada Improvisasi yang sudah langsung tergolong rumit dan juga tempo yang digunakan tergolong jauh lebih cepat. 

Ketukan dari drum pada musik Jazz di fase BOP ini jauh lebih interaktif. Melodi yang sangat amat rumit dan juga kaku ini biasanya dimainkan secara unison atau pada satu nada saja. Disini Charlie Parker, lalu Dizzy  Gillespie, Bud Powell dan beberapa musisi penting lainnya masuk pada genre Musik Jazz tersebut. Dan jika kalian sudah pernah mendengar musik dari salah satu musisi tersebut ? 

Masuk Fase Cool 

Fase ini sendiri awal dari kepopuleran Miles Davis dalam kurun waktu skena musik Jazz. fase ini sendiri akan berlangsung di antara Tahun 1950 sampai dengan 1955. Karakteristik ini jauh bersifat tenang dan juga tidak akan terburu-buru sebelum masuk pendekatan improvisasi. Selain itu, dinamika musik dan juga melodi pada jenis musik ini akan terasa jauh lebih lembut. Dan disini terdapat juga kombinasi baru dalam pengungsian instrumen seperti halnya Flute, Cello, French Horn dan terakhir adanya Oboe. 

Dan jika kalian masih ingat dengan Galih, maka fase Cool Jazz  itu kayak era peregangan sebelum adanya era cool Jazz yang musiknya tuh rumit. Selain Miles Davis musisi penting di fase ini sendiri adalah Dave Brubeck dan lain sebagainya. 

Masuk pada Fase Hard BOP 

Setelah selesai masuk pada fase pendinginan, maka dekade 50 an ini dihabiskan pada kemunculan Fase Hard BOP pada perkembangan Musik Jazz. dan Era ini menekankan gaya pembawaannya sendiri mentah dan juga keras. Tentu saja dengan pendekatan emosional. Berbeda langsung dengan adanya jenis musik pada fase musik BOP, dan di Fase ini tempo serta melodi yang sudah digunakan ini jauh lebih lambat dan juga jauh lebih sederhana. 

Masuk pada  Fase Free Jazz 

Dan pada era perkembangan musik Jazz ini di awal dekade tahun 60 an, muncul langsung Jenis Free Jazz yang diolah sedemikian rupa berangkat dari kegelisahan para seniman Jazz dunia. Karakteristik di fase ini jauh lebih bebas dan juga terbuka. Umumnya tekstur bunyi pada isian lagu ini dengan gaya Free Jazz yang diolah langsung dengan sedemikian rupa. Munculnya bebunyian ini tidak umum seperti halnya Noise atau juga Scream banyak hadir di fase tersebut.

Comments are closed.